describe me well as an INTJ 
4:00

hai Tumblr, boleh dong hari ini saya curhat, udah lama ngga nulis cerita hehe..

Bandung, 21 Januari 2014 

4:00 pagi

Tadi pagi sekitar jam 2 siang gue berangkat ke cititrans (travel langganan gue) untuk balik ke Bandung. Sebelum itu, gue pergi dulu untuk makan sama papa dan mama di restoran deket situ biar nggak telat. nama restorannya? Boloo2. Mendengar nama itu gue tebak kalian pasti langsung terngiang-ngiang lagu Tina Toon (yang sekarang udah jadi sexy) dan langsung goyang goyang kepala.

Siang itu hujan, ngga terlalu deras sih, tapi hujan di Jakarta siang-siang itu entah kenapa gue sangat suka. apalagi waktu 5-6 tahun lalu, ketika gue masih SMA, sebentar lagi mau pulang sekolah, eh malah ujan, rasanya enak banget. I know, i’m a weirdo. Gak lama setelah kami duduk, ada 3 orang masuk ke restoran itu juga.

Baju batik, celana jins, dan sepatu converse, gak lupa tas jansport. Kayaknya gue pernah inget stereotip dandan itu. Gue langsung ngecek hari. Hari senin. Setiap hari senin pas gue SMA dulu, seragamnya selalu batik, jins, jansport coklat, sama converse item belel yang harganya sekarang udah 400 ribu. Anak Gonz nih!

Ngeliat 3 anak itu gue jadi inget, di kawasan fatmawati ini, dulu gue les sama dua sahabat gue, yang sekarang jadi sepasang kekasih. Yang satunya temen satu kosan gue, satu kampus malah. yang satunya udah lulus kuliah terus udah kerja. Kita dulu sering makan di sebrang restoran ini dan cabut les. Tiba-tiba suasana jadi nostalgia. Gue jadi inget jaman-jaman SMA dulu. 

Heaven on Earth, cuma istilah itu yang bisa menggambarkannya. Kalo bisa gue puter balik waktu, gue mau SMA lagi. Gue mau ketemu temen-temen lagi dan ga akan gue lewatin satu haripun tanpa ada mereka. Begitu juga dengan orang tua gue dan adek gue. Kalo ada mereka, gue merasa bisa ngerjain apapun juga. 

Ada satu hal yang membuat gue merasa bosen di Bandung. bukan, bukan karena temen-temen disini gak asik. Temen-temen gue disini asik semua kok. Terus apa ya? Gue berpikir dengan matang. dan akhirnya gue menemukan jawabannya. INI JAKARTA.

Yep, jakarta. Kota kelahiran gue. Di kota itu ada beberapa hal yang cuma bisa didapet di sini. Tawa candanya, dukanya, juga cinta. Gue selalu kangen Jakarta. Walaupun baru sejam di Bandung, gue udah kangen. Gue selalu ingin pulang dan selalu ingin ketemu sahabat sahabat gue disana. Walau untuk sekedar tukar canda tawa, tukar kisah, tukar pendapat tentang film dan musik, nonton dvd yang tadi diomingin, atau ngomongin hidup. Gue selalu kangen ngobrol dengan mama, papa dan adek, pergi keluar ber-empat, jalan-jalan.

Di Jakarta, gue ga pernah bingung ngelakuin sesuatu. Mau makan, tinggal bikin. Malem-malem bosen, tinggal sms temen-temen yang ada ato sambangi kediamannya, ngobrol sampe pagi. Kalo sahabat-sahabat gue lagi kumpul semua, langsung inep-inepan, entah dirumah gue atau dirumah yang lain. Gue dulu pernah saking bosennya, temen gue yang nginep dirumah gue ajak keluar buat takbiran, dan akhirnya kita kena macet hahaha. Gue juga kangen main musik di gereja. Dulu pas kelas 2, gue sering banget pulang sekolah ke gereja buat latian musik. Miss those old days.

Jakarta masih hujan. Gue kembali mengingat-ingat apa yang gue senangi dari hujan ini. Dulu pernah di Jakarta hujan seharian. Gue dan papa udah keluar rumah dan dimana-mana banjir. Sampe di sekolah, sekolah diliburin, jadinya gue ikut papa ke kantor sedangkan yang nyetir tak lain adalah mama. Jalanan ke kantor macet dan akhirnya kantor diliburkan, jadinya malah jalan bertiga dengan mama dan papa. Andai bisa keulang lagi saat-saat itu, jalan-jalan pagi sama papa dan mama di Jakarta. Satu lagi hal yang sekarang jarang dilakuin adalah keluar ber-empat makan-makan bareng. Waktu papa baru-barunya pensiun, kita sering keluar makan bareng-bareng.

Gue selalu inget, setiap sabtu pas SMA, gue dan temen-temen SMA selalu pergi abis pulang sekolah hari sabtu. Entah nganter temen ke bandara (pindahan), nonton massal (i mean MASSAL, super rame), dan yang paling gue kangenin adalah ngeband, dirumah salah satu sahabat gue, sampe malem dan nginep. Gue selalu lupa waktu kalo bareng mereka. Dan orang tua kami gak pernah marah kalo kita pulang malem sama-sama, mereka tau kita bener-bener cuma ngeband (dan makan martabak). satu lagi, ada hal yang dulu sering kita lakuin bareng, main futsal tiap sabtu. Hal ini terus berlanjut sampe gue tingkat 2, dan sekarang? Kita semua udah sibuk dengan kegiatan masing-masing. Kuliah padat, TA, dan kerja tentunya. 

Entah kenapa di Bandung gue merasa jauh banget sama temen-temen gue yang ada di Jakarta, juga orang tua gue. Ini membuat gue setengah gila, disatu sisi gue ga pengen ninggalin TA gue terlantar. Sisi lain, gue pengen menghabiskan waktu bersama dengan sahabat gue (salah satunya mau pergi ke negri sebrang dalam waktu lama, goodluck, Kar!), orangtua gue (yang udah pensiun, dan selalu gue kangenin setiap saat, love you dad, mom! Sebentar lagi kalo Tuhan berkenan abang pasti lulus! hehe), dan adek gue tentunya yang selalu nemenin gue tiap malam (sukses ya lo dek!).

Gue menyeruput teh manis hangat gue. Hujan belum mau berhenti, masih gerimis rintik-rintik. Di dalam mobil gue berpikir, satu-satunya di dunia ini yang tetap, cuma perubahan itu sendiri. Waktu merubah segalanya, dari sifat, fisik, dan jiwa. Banyak hal yang gue minta untuk tetap seperti itu, tapi tidak bisa, karena waktu itu dinamis, dan gue gak bisa menghentikan proses perubahan itu. Mungkin ini agak berat untuk dijalanin, tapi harus dijalanin. Entah kenapa gue baru ngerasa ini berat, pas lagi giat-giatnya mengejar sidang. Gue harus berubah, demi mereka.

 image

Tidak terasa, makanan gue sudah habis. Gue harus ke tempat travel untuk berangkat ke Bandung. Gue gakmau pergi! tapi akhirnya dengan berat hati gue harus berangkat ke Bandung. Sekarang gue ada disini, ngerjain TA. Besok gue akan ke kampus dan bertemu dosen pembimbing, semoga semuanya lancar hehe..

Semoga sebentar lagi saya bisa meninggalkan bandung yang sebenarnya juga penuh dengan kenangan ini, dan kembali menetap di pangkuanmu, Jakarta (aka Heaven on Earth). 

p.s.

silakan didengar juga lagu ini..

https://www.youtube.com/watch?v=nREV8bQJ1MA

TOO MUCH HEAVEN

Nobody gets too much heaven no more

It’s much harder to come by, I’m waiting in line

Nobody gets too much love anymore

It’s as high as a mountain and harder to climb

(Hmm yu nigga…)

l got a lot of love in store

And it flows through you and it flows through me

And I love you so much more than my life

I can see beyond forever

Everything we are will never die

Loving’s such a beautiful thing

Oh you make my world a summer day

Are you just a dream to fade away

Nobody gets too much heaven no more

It’s much harder to come by, I’m waiting in line

Nobody gets too much love anymore

It’s as high as a mountain and harder to climb

(Hmm yu nigga…)

Got a highway to the sky

We can turn away from the night and day

And the tears we had to cry, you’re my life

I can see a new tomorrow

Everything we are will never die

Loving’s such a beautiful thing

When you are to me, the light above

Made for all to see our precious love

Nobody gets too much heaven no more

It’s much harder to come by, I’m waiting in line

Nobody gets too much love anymore

It’s as high as a mountain and harder to climb

Loving’s is such a beautiful thing

You make my world a summer day

Are you just a dream to fade away

Nobody gets too much heaven no more

It’s much harder to come by, I’m waiting in line

Nobody gets too much love anymore

Its as wide as a river and harder to cross

Nobody gets too much heaven no more

It’s much harder to come by, I’m waiting in line

Nobody gets too much love anymore

It’s as high as a mountain and harder to climb

-SMLHTBRT-

jeffly:

IWC Pilot DLC Custom Watch 
hodinkee:

Pulled out some big guns for Saturday at the @pop_up_flea. That’s a no crown guards Omega Speedmaster 2998, Rolex Sub 5512 Meters first, JLC Master Marine Deep Sea, and unbelievably faded #Tudor Snowflake. Swing by today 11-7pm at 82 Mercer to check em out.  (at The Pop Up Flea)
Gerbang

langkah kaki berderap

keluar masuk dari gerbang

dari satu sisi meninggalkan kenangan

di sisi lain menjemput tanya

hujan diluar gerbang seperti tetesan air mata

gelap larut dalam kesedihan

sebuah taman menanti dibalik gerbang

dengan bunga yang mekar dan mahari yang bersinar

di luar gerbang pendosa tersiksa

hanyut dalam dera dan luka

dinginnya hujan membunuh rasa

di dalam gerbang sang penjaga mengumbar salam

sambil mengulur tangan Ia berkata

selamat datang kembali

senyum dan cinta membunuh lara

ada yang pergi

tapi pasti ada yang kembali

di balik gerbang

untuk November yang kelabu

smlhtbrt

» http://hamdieko.tumblr.com/post/66966153476/sar-joan-tobit-oseanografi-itb-2008-setelah

hamdieko:

SAR joan tobit (oseanografi itb 2008)

setelah pencarian selama 8 hari (6-13 nov 2013), survivor masih belum ditemukan.

tim sar gabungan memutuskan untuk menambah pencarian selama 7 hari (hingga tanggal 20 nov).

bantuan dana sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan pencarian sang survivor.

(Source: hmdeko)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   Next »
clear theme by parti
powered by tumblr